Tahapan Budidaya Ikan Patin Kolam Terpal Yang Menguntungkan

Ternak Berkualitas | Tahapan Budidaya Ikan Patin Kolam Terpal Yang Menguntungkan – Hallo sobat ternat berkualitas. Berjumpa lagi di artikel saya, kali ini saya akan membagikan tips untuk kalian yaitu budidaya ikan patin. Ikan patin merupakan salah satu dari ikan yang di konsumsi di kalangan masyarakat lo… Kegemaran masyarakat mengkonsumsi ikan patin ini bukan tanpa sebab. Namun ikan patin ini merupakan salah satu ikan yang sangat bermanfaat untuk di konsumsi. Ikan patin sangat bagus untuk di konsumsi karena banyak mengadung zat-zat yang di butuhkan oleh tubuh kita lo sobat ternak.

Tahapan Budidaya Ikan Patin Kolam Terpal Yang Menguntungkan

Tahapan Budidaya Ikan Patin Kolam Terpal Yang Menguntungkan

Tidak hanya itu ikan patin juga sangat bagus untuk pertumbuhan anak kecil, karena zat-zat yang di kandung oleh daging ikan patin sangat baik untuk penunjang pertumbuhan lo. Oleh karena itu ikan patin di pasaran sangat laku pesat, karena di buru oleh masyarakat, bahkan setiap bulannya permintaan ikan patin di pasaran selalu meningkat. Nah mau tidak mau, pasar harus memenuhi kebutuhan dan permintaan masyarakat terhadap ikan patin.

Jika kalian bijak saja menanggapi hal ini kalian tentu dapat meraup keuntungan yang besar pula, hanya dengan cara budidaya ikan patin di rumah kalian. Untuk itu makanya pada perjumpaan kita kali ini, saya akan membahas bagimana cara budidaya ikan patin di kolam terpal yang menguntungkan. Untuk itu kalian bisa simak artikel saya di bawah ini.

Dalam tahapan budidaya ikan patin kolam terpal yang menguntungkan ada beberapa tahapan yang harus kalian ketahui sebelum kalian mulai membudidaya kan ikan patin. Apa apa sajakah tahapan yang di maksud? untuk tahapannya silahkan kalian simak di bawah ini.

  • Pembuatan Kolam Terpal

Tahapan Budidaya Ikan Patin Kolam Terpal Yang Menguntungkan

Dalam tahapan budidaya ikan patin kolam terpal yang menguntungkan, hal yang paling utama yang harus kalian lakukan yaitu membuat kolam terpal untuk budidayanya. Sebenarnya untuk budidaya ikan patin ini tidak mesti di kolam terpal, namun kalian juga bisa membudidayakannya di kolam tanah ataupun kolam beton. Namun kenapa saya memilih membudiayakannya di kolam terpal.? Karena kolam terpal memiliki keunggulan tersendiri dari kolam lainnya.

Tahapan Budidaya Ikan Patin Kolam Terpal Yang Menguntungkan

Contoh dari keuntungan yang di berikan jika membudiayakannya di kolam terpal yaitu, lebih hemat biaya dan lebih mudah perawatnnya dan tidak memakan terlalu banyak tempat untuk membuatnya. Baiklah untuk pembuatan kolam terpal ikan patin kalian bisa simak artikel saya di bawah ini.

  1. Gunakan terpal plastik dengan kualitas nomor satu. Atau jika anda binggung gunakan terpal dengan ketebalan A5 atau A6 yang mampu bertahan selama 5 tahun.
  2. Gunakan terpal yang umum digunakan dengan panjang terpal plastik sekitar 8-12 meter dan lebar 6-8 meter.
  3. Dengan menggunakan terpal tersebut maka akan diperoleh ukuran kolam dengan lebar 4-6 meter, panjang 8-10 meter dengan tinggi sekitar 1 meter.
  4. Selanjutnya ratakan terlebih dahulu lahan yang akan digunakan sebagai alas kolam terpal menggunakan cangkul.
  5. Jika di perlukan buat saluran air pada bagian tengah kolam yang nantinya akan digunakan saat masa penen.
  6. Kemudian tebarkan pasir dengan ketebalan kira kira 10 cm halus pada luas daerah yang akan di buat kolam terpal.
  7. Sebagai penyangga bagian pojok kolam terpal agar tetap berdiri kokok anda bisa menggunakan tiang dan anyaman bambu atau karung. Pastikan tiang penyangga benar benar kuat dan mampu menahan air  di dalam kolam
  8. Pasang terpal pada peyangga dengan bentuk persegi panjang dengan ukuran yang disesuikan dengan kebutuhan.

Pembuatan kolam terpal ini juga sama seperti pembuatkan kolam terpal budidaya ikan gurame. Karena pembuatan kolam terpal tidaklah perlu memiliki lahan yang begitu luas dan besar.

  • Pemilihan Bibit Yang Berkualitas

Tahapan Budidaya Ikan Patin Kolam Terpal Yang Menguntungkan

Selanjutnya yaitu  pemilihan bibit ikan patin. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam budidaya ikan patin, kalian juga harus memilih bibit yang berkulitas pula. Untuk pemilihan ikan patin ada beberapa hal yang harus kalian lakukan yaitu sebagai berikut:

  1. Lokasi pembelian benih jangan terlalu jauh dari lokasi rumah anda untuk menghindari kematian benih ikan patin selama diperjalanan.
  2. Benih ikan patin dibeli saat kolam telah siap untuk diisi.
  3. Harga benih sangat tergantung pada jenis dan ukuran benih. Semakin besar ukuran tentu waktu panen akan semakin cepat.
  4. Pilih benih yang berukuran seragam dan cerah mengkilap.
  5. Tidak cacat dan luka pada tubuhnya serta bebas dari hama dan penyakit.
  6. Benih ikan patin bergerak bebas dan lincah, dan
  7. Angkut benih dengan hati-hati jika menggunakan kantong plastik maka perhatikan kadar oksigen di dalam kantong plastik

Tahapan Budidaya Ikan Patin Kolam Terpal Yang Menguntungkan

  • Penebaran Benih Ikan Patin

Setelah anda memilih dan membeli bibit ikan patin yang berkualitas, berikutnya lanjut ke penebaran benih. Penebaran benih ini tidak boleh sembarangan, karena penebaran benih ini juga memiliki langkah-langkah yang harus di lakukan agar benih tidak mati. Jika kalian sembarangan menebar benih ini, tidak kecil kemungkinan benih ikan patin kalian akan stres dan mati dan kalian akan mengalami kegagalan. Untuk langkah penebaran benih ini kalian bisa lihar di bawah ini:

  1. Pastikan air kolam sudah di tumbuhi plankton sebagai pakan alaminya.
  2. Usahakan air selalu berada 50 cm dari kedalaman kolam.
  3. Dan pastikan air tidak tercemar apapun, dan memenuhi syarat untuk budidaya ikan patin.
  4. Setelah benih sampai di lokasi kolam, sebaiknya jangan langsung menebarnya. Sebaiknya anda harus memasukannya ke dalam wadah ember plastik yang bening. biarkan sekitar 30 menit untuk menyesuaikan suhu dalam kantong benih terlebih dahulu.
  5. Dan yang harus kalian ingat juga untuk penebaran benih yang paling baik yaitu pada waktu pagi atau sore hari. Karena pada waktu pagi atau sore hari suhu air tidaklah terlalu panas jadi sangat cocok untuk menebarkan benih. Namun jika di siang hari kalian lakukan benih yang kalian tebarkan kemungkinan besar tidak dapat menyesuaikan diri terhadap suhu air dan bahkan juga bisa mati.
  6. Setelah 30 menit atau suhu air sudah sesuai barulah anda menebarkan bernih.
  7. Untuk menerbarkan benih kalian harus perlahan. Buka pengikat kantong plastik, setelah itu miringkan perlahan lahan agar benih ikan patin dapat keluar dengan mudah
  8. Dan trakhir yaitu sesuaikan kolam dengan benih yang ingin anda tebarkan. Karena jika terlalu banyak benih dalam 1 kolam bisa membuat lambat pertumbuhan benih ikan patin itu sendiri.

Tahapan Budidaya Ikan Patin Kolam Terpal Yang Menguntungkan

  • Pemberian Pakan Dan Pemeliharan Yang Rutin

Tahapan Budidaya Ikan Patin Kolam Terpal Yang Menguntungkan

Setelah penebaran benih di lakukan barulah kita memasukin Masa pemeliharaan dan pemberian pakan secara rutin kepada bibit ikan patin. Untuk pemberian pakan anda bisa meberikannya pelet ikan yang ada di jual di toko ternak terdekat rumah anda. Untuk pemberian pakan benih anda harus lebih rutin, untuk takarannya yaitu 3/4 dari berat badan ikan tersebut. Dan pemberian pakannya lakukan sebanyak 5 kali dalam sehari, setelah memasuki masa panen barulah di kurangin pemberian pakannya sebanyak 3kali sehari.

Tidak hanya pemberian pakan secara rutin yang anda lakukan. Namun anda juga harus melakukan pemeliharaan yang rutin pula, pemeliharaan yang di maksud yaitu sebagai berikut:

  1. Lakukan pergantian air selama 3 minggu sekali. Hal ini dilakukan karena untuk membuang sisa sisa makan dan kotoran yang menumpuk di dasar kolam. Jika kalian tidak menggantinya maka hal ini sangat tidak baik karena dapat menyebapkan zat yang akan menjadi racun dan sangat tidak baik untuk ikan patin. Pengurasan air juga tidak boleh di habiskan namun sisakan 1/3 dari kedalam kolam.
  2. Jika air kolam sudah di kuras, setelah itu tambahkan air secara perlahan lahan sampai air memiliki kedalam 50 cm dari dasar kolam.
  3. Dan jika pada musim kemarau anda haruslah selalu memperhatikan volume air kolam. Karena pada saat musim kemarau air akan lebih cepat menguap dan terkuras. Nah jika hal itu terjadi kalian haruslah selalu menambah air sesuai volume air sebelumnya.
  • Masa Panen Ikan Patin

Tahapan Budidaya Ikan Patin Kolam Terpal Yang Menguntungkan

Dan trakhir yaitu memasuki masa panen ikan patin. Pemanenan ikan patin baru bisa di lakukan pada saat ikan patin terhitung 5 bulan dari penebaran benih. Setelah ada melakukan perawatan dan pemberian pakan secara rutin, selama 5 bulan biasanya ikan patin suda bisa di panen. Nah untuk pemanenan juga ada langkah langkahnya yang harus anda perhatikan. Karena untuk memanen ikan patin tidakklah boleh sembarangan, berikut adalah langkah pemanenan ikan patin.

  1. Lakukan pengurasan kolam sampai 1/3 dari kolam
  2. Untuk menangkapnya anda harus menggunkan jaring yang halus. Hal ini dilakukan agar ikan patin tidak mengalami luka pada kulitnya pada saat di panen.
  3. Jika sudah menangkap hasil panen langsung saja masukan kedalam tong atau pane besar yang berisikan air segar.  Setelah itu untuk menjaga ikan patin tetap segar anda harus memasukannya kedalam kantung plastik transparan yang berisikan air dengan suhu 20 drajat celcius. Serta jangan lupa anda menambakan oksigen didalam kantung plastik tersebut agar ikan patin tetapi hidup.
  4. Untuk 1 kantung plastik sesuaikan dengan ukuran ikan jangan terlalu banyak memasukan ikan patin kedalam kantong plastik. Hal ini dilakukan agar ikan patin dapat bergerak secara leluasa dan tidak mati.
  5. Dan yang harus anda ingat. Untuk memanen ikan patin anda haruslah melakukannya di pagi atau sore hari setelah melakukan pemberian makan.

Nah berikut ini adalah langkah budidaya ikan patin yang menguntungkan. Bagi kalian yang ingin mencobakan silahkan kalian lakukan, semoga artikel ini bermanfaat untuk kalian semuannya.

jangan lupa baca juga 

 

Related Post

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *
You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

  • Pos-pos Terbaru